Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

#Jepang 1: Mimpi

Aku menuliskan mimpi. Di kertas, di buku, di layar komputer bahkan di proposal hidup pada saat mengajukan Beasiswa Aktivis Nusantara ke pihak Dompet Dhuafa. Kutuliskan kalimat-kalimat di bawah ini : “Jepang, Jepang, Jepang aku ingin kesana” “September 2014 ke Jepang” “Beasiswa ke Jepang, S2!” “Summer in Japan” Jepang! Jepang! Jepang aku ingin kesana :) Mimpi ini ada sejak aku pertama kali menginjakkan kaki di Solo. Dulu, di hari pertama aku tiba di Solo untuk daftar ulang di bulan Maret 2010, aku diajak kakak kelasku untuk datang ke sebuah acara di Auditorium UNS. Disana, aku disuguhkan video seorang mahasiswa IPB yang memperjuangkan mimpi-mimpinya, salah satunya untuk kuliah di Jepang. Kak Danang namannya. Beliau hari itu juga datang langsung menceritakan pengalamannya dalam memperjuangkan mimpinya. Maka, setelah hari itu, aku tuliskan mimpi untuk ke Jepang. Alasan utama aku ingin kesana adalah karena di SMA aku mendapatkan mata pelajaran Bahasa Jepang dan ...

Adik Jempolan

Suatu pagi saat aku pulang. Dengan segera kamu menghambur ke pelukan. Menggeledah isi ransel. Tiba-tiba menjadi perempuan paling cerewet sepagian. Menyerangku dengan banyak pertanyaan. "Pulang naik apa?" "Sampai jam berapa?" "Sama siapa?" Tanpa diminta, tanpa ditanya. Kamu berceloteh sesiangan. Tentang rumah, sekolah, ide-ide, mimpi-mimpi, cinta. Meluapkan yang selama ini mengendap pada lisan. Wajah kesal, bahagia, penasaranmu, menyita seluruh perhatianku. Kamu menang, menangin perhatianku buat kamu. Kamu bilang sekarang rajin menulis. Aku tidak percaya. Kemudian, saat kamu belum pulang. Aku hampiri meja kesayanganmu. Ada buku biru. Aku buka-buka. Aku baca lembaran-lembarannya. Kamu tidak bohong, tidak pernah bohong. Kamu sudah jadi penulis. Penulis mimpi-mimpi. *merekam memori* kamu tulis soal target-target hafalan kamu tulis tentang pencapaian akademik kamu tulis tentang pencapaian non akademik dan banyak hal lainnya Aku tergugu. Seusiamu...