“Sore ini kita kumpul ya di Perpustakaan Pusat”. Begitu inti pesan singkat yang di kirimkan kepada Upik dan Takwa. Lelah dan kesal rasanya. Keraguan memuncak saat usaha-usaha tak kunjung menujukkan hasil. Ahh! Kamu terlalu banyak berkeluh kesah, Tis! Begitulah. Aku datang ke bagian keuangan prodi diminta ke bagian keuangan Fakultas. Tiba di Fakultas disarankan ke bagian keuangan Universitas. Kutemui dosen, beliau menjawab enteng , “kamu mau berangkat dengan uang siapa? Dosen saja belum ada yang pernah ada yang bisa berangkat”. Saat ditanya mengenai rekomendasi perusahaan untuk diajukan proposal sponsorship hanya jawaban singkat kudapat, “Anda bertanya kepada orang yang salah”. Berpikir. Berpikir! Beberapa proposal kami sudah tertolak oleh lima instansi atau tokoh. Paper juga menuntut segera diselesaikan. Aku harus memutuskan lagi. Meralat keputusan yang dulu. Sia-sia? Tak pernah ada yang sia-sia. Aku mendinginkan hati. “Dek, kalian berangkat berdua aja ya. Nanti m...
Menghimpun Hikmah yang Terserak