Berita kematian yang berseliweran di media sosial menjadikan diri terpacu juga terpicu dengan seberapa banyak bekal yang sudah dimiliki untuk pulang kampung ke negeri akhirat. Salah satu hikmah dari PPKM se Jawa Bali, bisa ketemu dengan komunitas emak-emak online untuk tuntas terjemah Al Qur’an selama tiga bulan dengan hitungan per hari menyetorkan 3 lembar. Metode ini hal baru bagi saya dan sangat membantu mengingat aktivitas kantor yang berpindah ke rumah. Kerja, kerja, kerja kadang membuat lupa bahwa ketahanan spiritual adalah hal yang juga penting dalam menghadapi pandemi. Menariknya, saat saya coba membaca dan menyelami arti dari ayat-ayat terjemahan Al Qur’an. Saya menemukan banyak kata “berserah dirilah" Kesimpulan kami, semua episode kehidupan kami, sebagian besarnya karena keberserahan diri kami kepada Sang Pemilik Kehidupan. Kami pikir-pikir, kalau kami malah ngebet banget terhadap sesuatu, perasaan ingin memiliki yang menggebu-gebu, perasaan ingin menang, dan perasaan ...
Menghimpun Hikmah yang Terserak