Hari ini terasa hangat. Rasanya senaaaaaaaaang sekali melihat wajah-wajah dosen yang berjasa besar bagi kehidupan saya hingga titik ini, meski hanya bisa menatap nama-nama mereka atau wajah mereka lewat layar HP karena laptop tiba-tiba soundnya hilang. Bagi saya, beliau-beliau itu bukan hanya dosen, tapi bisa jadi teman, sahabat, pemimpin, bahkan Ibu dan Bapak. Saya pernah nangis, sebel, dimarahi, juga tertawa sampai terbahak-bahak dengan beliau-beliau. Ketika asesor bilang "tolong ceritakan apa yang Anda dapatkan dr Psikologi UNS?" Saya rasanya ingin bicara banyak. Tapi ya gimana ya.. Saat nama saya di panggil pak Adit selaku Kaprodi "mbak Titis", saya sedang menggendong nak lanang karena muring2 ngantuk, belum lagi nak lanang satunya muter muyer panggil umi-umi sedangkan abinya anak-anak baru benerin speaker laptop yang eror. Sampai dikirimi screenshot foto pas ngomong sama mbak Dyah wakkakaka. Perjuangan zoom di rumah memang penuh peluh keringat. Karena energi sa...
Menghimpun Hikmah yang Terserak