Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Obrolan Meja Makan [3]

Ding dong ding... Suatu siang di masa lalu. Pulang sekolah, ada rutinitas yang kerap dilakukan. Menjemput adik dan memastikan dia sudah makan siang. Usainya, adik biasa pamit bermain di tetangga sebelah. Beruntungnya, Ibu pulang jualan lebih cepat daripada biasanya. Tak lama kemudian, kakak pun sampai di rumah dari sekolahnya. Ketika tiba saat makan siang setelah menuntaskan kewajiban, terjadilah pertengkaran kakak beradik. Permasalahan sepele . Ibu kemudian turun tangan memberi nasihat.   “Berantem terus. Sampai kapan mau berantem terus?” “Bukan salah aku, dia duluan yang mulai. Gak pernah mau kalah” “Apa bedanya sama kamu. Sampai kapan mau berantem terus?” (diam) “Kalau Ibu sama Bapak gak ada. Kamu masih mau berantem? Kakak dan adik itu harus saling menyayangi. Gak pareng di lihat dan di dengar. Kalau mbak gak ngalah, ya kamu yang ngalah. Kalau kalian akur , kan senang Ibu liatnya.” “Kok Ibu begitu ngomongnya?” “Ya Ibu mau ngomong apalagi. Kamu kan sudah t...

Lingkaran Cahaya

Semua bermasa. Setiap zaman memiliki sejarah sekaligus pengukirnya. Disadur dalam salah satu surat kabar elektronik Isma Mesir bahwa pemuda adalah tiang kekuatan suatu negara. Mahasiswa keseluruhan adalah pemuda. Siapa yang mampu mengawal mahasiswa, dia telah mengawal hampir seluruh pemuda di sebuah negara. Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa mengambil langkah cerdas dengan program Beasiswa Aktivis Nusantara-sebagai investasi sumber daya manusia yang mengelola biaya untuk pendidikan, pembinaan dan pelatihan, serta pendampingan bagi aktivis mahasiswa. Sepuluh orang mahasiswa UNS dihimpun, kemudian dipahamkan untuk belajar merawat Indonesia. 30 Maret 2013 di Lantai merah, Fakultas Kedokteran UNS merupakan awal pertemuan yang canggung. Berlanjut pada foto bersama dan pembuatan video untuk Temu Nasional yang mengundang tawa setiap kali di ingat-ingat. Kemudian temu pekanan, pembahasan ACBI yang cukup pelik di Danau Pertanian, training value , training jurnalistik, pembuatan majalah ACBI, ...

Dedicated for my best bolang friend

Dear, Arianne Kresandini Better late than never, ya... Anne, ingat gak waktu kita pertama kali ketemu di tower climbing Bumi Perkemahan Cibubur tahun 2007? Alhamdulilah ya Ne, ternyata sudah tujuh tahun persahabatan kita. Walaupun selalu berjarak, tapi gak pernah menghalangi upaya-upaya kita untuk terus merawat komunikasi. Dulu kamu sekolah di Jakarta Timur, aku di Jakarta Selatan. Sekarang kamu kuliah di Yogyakarta dan aku di Solo. Tulisan ini semoga bisa menyampaikan apa-apa yang tidak sempat lisan utarakan langsung ya, Ne. Insya Allah tanpa mengurangi rasa syukur pada hari saat kamu diberikan kesempatan lahir di dunia, ya. Oh, iya... Aku punya sedikit karya buatmu, Ne. Tidak sebagus karya buatanmu sih. Semoga bisa membuat senyum di wajahmu ya. Ada buku catatan, ada sendal track, ada bis. Itu semua cukup untuk mengingat banyak tempat yang kita kunjungi Kalau pada hari kemarin sudah banyak yang membanjirimu dengan selamat, maka aku menggantinya dengan doa saja y...

Jingga Pertama Pulau Jawa – [end]

Allah memberi kita dua jingga. Satu sebagai Fajar dan satu lagi sebagai Senja. Diantara keduanya, ada banyak hikmah yang terserak. Setelah dua hari di Banyuwangi. Akhirnya, langit bersahabat kepada kami. Warna jingga sore itu indah sekali. Padahal sebelumnya sempat turun gerimis. Memori saya merekam dengan baik beberapa puncak bukit di kejauhan sana. Entah kenapa, warna jingga selalu menyisakan perasaan spesial di benak saya. Suguhan Allah yang nikmatNya tidak pernah terdustakan. Telusup harap sesekali muncul agar senantiasa bisa menikmati jingga dengan orang-orang terbaik dalam hidup dan mati saya kelak.     Jingga di Kawah Ijen Well, ba’da Isya dan makan malam, kami melekaskan diri untuk rehat. Sebelumnya saya sempat mencuri dengar perbincangan salah satu rekan perjalanan dengan seorang penambang belerang . Di Kawah Ijen ada banyak sekali penambang belerang. Hampir semua yang saya temui berjenis kelamin laki-laki. Seorang pendaki pemula membutuhkan waktu 2 – 2,...

Jingga Pertama Pulau Jawa

Jika jingga adalah awal, dari hari dalam hitungan bulan, resapkanlah setiap getar energi yang mengalir dari semburatnya hingga ketika kau rasa lelah tak punya lagi daya, kau tahu masih ada jingga Satu tahun yang lalu, tepatnya tanggal 23-27 Januari 2013, kami ( rangers KJS) berkesempatan untuk main ke Banyuwangi. Banyuwangi adalah kota paling timur di pulau Jawa. Tahu pelabuhan Ketapang, kan ? Nah itu Banyuwangi punya. Ceritanya kami ingin menjelajahi salah satu panorama alam yang ada disana. Namanya Kawah Ijen. Perjalanan dilakukan menggunakan kereta ekonomi Sri Tanjung dengan biaya pergi-pulang Rp 70.000,00/orang. Kanan-kiri sawah membentang. Well , perjalanan itu mengesankan buat saya karena waktu itu kali pertama saya menjelajah ke daerah Jawa Timur dengan menggunakan kereta api. Selama perjalanan, masing-masing dari rangers KJS bercerita. Mengenang masa-masa SMA, berdiskusi tentang kehidupan, mengambil inspirasi satu sama lainnya. Kadang diselingi dengan candaan, ma...

Sembilan Masa

5 Maret 2005 - 5 Maret 2014 Sembilan masa perjalanan rasa Ada Ceria, Semesta, Lentera, Harmoni, Alegori, Symphony dan seterusnya Aku, kamu, kita sama-sama jadi saksi harunya, suka, duka semuanya Aku. kamu, kita adalah adik yang belajar dari kakak-kakaknya dan kakak yang belajar dari adik-adiknya tidak sepihak Aku, kamu, kita sama-sama mewarisi cinta dan semangat kebermanfaatannya Well, begitulah ajaibnya HIMAPSI UNS, selalu bisa mewariskan cinta dan semangat kebermanfaatan yang menular. Termasuk kepadaku. Kepada kamu, kamu, dan kamu kakak dan adik hebat Terima kasih karena sudah menyediakan sejumput cinta untuk HIMAPSI diantara padatnya tugas kuliah. Maka, semoga jalan inilah yang kelak membuat Allah senang dengan aku, kamu, dan kita semua di Psikologi UNS. Kelak, bangsa ini bangga memiliki anak bangsa yang lahir dari ruangan bercat warna biru itu :') Have a better age. Semakin tua, semakin menjadi ya. Ya, menjadi lebih baik, lebih bermanfaat, lebih banyak kary...