"Kau berada di rumah hikmah, maka carilah seorang dokter untuk menyembuhkan hatimu!" Said Nursi berdialog dengan dirinya sendiri, kalimat itu seolah-olah ditujukan kepadanya dan seolah-olah berbunyi : "Hai orang yang malang! Sebagai anggota Darul Hikmetil Islamiye, kau seperti dokter yang menyembuhkan penyakit spiritual umat Islam, padahal kaulah sesungguhnya yang paling sakit. Maka pertama-tama carilah dokter untuk dirimu, sembuhkan dulu dirimu barulah kau menyembuhkan orang lain" Sungguh.. kalimat terakhir dalam penggalan buku api tauhid itu menarik untuk direnungi Carilah dokter untuk dirimu, sembuhkan dulu dirimu barulah kau menyembuhkan orang lain . Dalam renung.. ku tertegun.. menyelami diriku sendiri yang hampir tenggelam lupa akan hakikat untuk apa diri ini diciptakan. Dunia yang mulai melenakan, melalaikan, membuat asyik masyuk.. sementara ada sisi jiwa yang rapuh yang mulai lupa dengan kesyukuran dan kesabaran.. Maka dengan hadirnya sosok yang ...
Menghimpun Hikmah yang Terserak