Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Berlabuh ke Ciamis [1]

“Fit, pulang Ciamis kapan? Ikutan dong” tanya saya ke Fitri. Nur Fitriyani, begitu nama lengkap salah satu adik ideologis saya di kampus Psikologi UNS. Dara asli Ciamis itu berkali-kali mengajak saya untuk main ke kota kelahirannya. Kota Ciamis memang punya magnet untuk didatangi, sebab ada salah satu karib saya yang kini menetap disana. Sakinah namanya. Singkat cerita, tanggal 27-29 Desember 2013 saya memutuskan ikut Fitri ke Ciamis sekaligus silaturahim ke rumah Saki dan keluarganya. Bagi saya, melakukan sebuah perjalanan selalu bisa menjadi sarana untuk berdamai dengan diri sendiri dan berpikir lebih jernih . Ada saja hikmah yang saya temukan dari teman perjalanan maupun tempat yang dikunjungi. Sore hari tanggal 26 Desember 2013 kami berangkat pukul 16.40 dari Terminal Tirtonadi menggunakan bus Budiman seharga Rp 75.000,00 dan tiba di alun-alun Ciamis pukul 04.00 dini hari. Total perjalanan 11 jam terbayar tuntas dengan bubur kacang hijau plus teh anget rasa tawar trak...

UKT VS UKM

Oleh : Titis S. Wijayanti Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Awal tahun 2012. Terekam dalam ingatan, ketika surat edaran Dirjen Dikti No. 21/E/T/2012 tanggal 4 Januari 2012 tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) pertama kali dikeluarkan. Menyusul beberapa surat edaran lainnya, yaitu :   surat edaran Dirjen Dikti No. 274/E/T/2012 bertanggal 16 Februari 2012 tentang UKT, surat edaran Dirjen Dikti No. 488/E/T/2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang tarif uang kuliah SPP di Perguruan Tinggi, surat edaran Dirjen Dikti No. 305/E/T/2012 tanggal 21 Feb 2012 tentang larangan menaikkan tarif uang kuliah. Keempatnya itu tidak digubris oleh kebanyakan perguruan tinggi (PT). Pada akhirnya keluarlah tiga surat edaran lainnya sebagai arahan agar sistem UKT diterapkan di masing-masing PT. Surat edaran diterbitkan oleh Direktur Litabmas dan Ditlembag dengan rincian : No. 0394 /E5.2/PL/2013 Edaran Direktur Litabmas mengenai pengelolaan BOPTN untuk penelitian tahun 2013 be...

#Jepang 4: Ide

Orang besar suka membicarakan ide-ide. Ada persamaan lidah dengan ide. Sama-sama butuh kendali pikir. Lidah tidak bertulang. Sehingga butuh kendali pikir agar bisa menjaga tutur yang lurus pada kebenaran. Begitu pula dengan ide. Sore itu, kami (aku, Takwa, Upik) janjian untuk membicarakan ide-ide di danau samping Rektorat UNS. Saya menyebutnya danau gunungan wayang. Sebab, jika dilihat dari kejauhan bentuknya memang mirip gunungan wayang. Drs. Helly P. Soetjipto, MA. dosen Fakultas Psikologi UGM dalam acara Studi Reflektif Terhadap Pertunjukkan Wayang pernah mengatakan bahwa ada makna filosofis dari gunungan wayang. Bentuknya yang meruncing ke atas (vertikal) melambangkan pegangan hidup kita yang selalu kembali ke atas. Filosofi yang menarik. Bisa jadi ada makna lainnya ketika diputuskan membangun danau gunungan wayang di samping Rektorat. Masyarakat Jawa utamanya Solo senang sekali dengan simbol-simbol. Begitulah kesimpulan hasil pengamatan saya selama empat tahun menimba...

Coba-coba Menagih Janji Anak Bangsa

Ada janji yang coba-coba hendak ditagih Indonesia. Termaktub dalam kalimat-kalimat di bawah ini : Kepada setiap anak bangsa. Coba-cobalah baca. Tulisan ini bukan apa-apa. Belum bisa mengungkap seluruh rasanya. Maknanya dari bagian hati terbawah dan mungkin akan mendapat tempat dibawah. Tak apa-apa, asalkan dari hati. Kepada setiap anak bangsa. Coba-cobalah belajar. Ketika kita mengaku sudah belajar, seharusnya ada sebuah perubahan dalam diri yang sifatnya permanen. Sudahkah kita belajar? Kepada setiap anak bangsa. Coba-cobalah bekerja. Menggenggam asa. Menebar benih-benih kebaikan. Merawat Indonesia. Kerja-kerja besar selalu membutuhkan dia yang bertahan lebih lama. Kepada setiap anak bangsa. Coba-cobalah memilih. Jalan terbaik yang pantas dilewati. Coba-cobalah pahami. Semakin paham, semakin cinta. Kepada setiap anak bangsa. Coba-cobalah mencinta. Mencintai rintangan-rintangannya. Mencintai kemudahan-kemudahan pula. Ada konsekuensi sebuah cinta. Memberi yang terbaik...