Hi, Jingga. Entah kali keberapa aku jatuh hati pada warnamu. Hikmah selalu aku sadari dipenghujung senja. Beberapa pekan lalu, aku membaca sebuah artikel namun ruh tulisan tersebut baru aku rasakan sore ini.
"Kalau Ummi mau sayang sama orang lain, sayangilah dia karena memang dia patut untuk kita sayangi, bukan karena kita kasihan dengan dia jadi kita memaksakan diri kita untuk sayang sama orang itu"
Kalimat di atas itu adalah nasihat yang kurang lebihnya pernah dikatakan kak Nazrul Azwar kepada almh. istrinya. Ahh iya. Kadang kita suka mengambil dalih kita peduli, sayang, cinta. Padahal kita hanya kasihan. Semua orang pantas disayang, dicintai, diberi kesempatan hanya dengan satu alasan. Ini baru sayang diantara manusia. Ibu bapak sayang sama kita, teman-teman sayang sama kita, suami yang insya Allah juga sayang sama kita dan lain-lainnya. Bagaimana dengan Allah? Allah sayang kita semuanya juga pastinya, tanpa mengenal kasihan. Buktinya? Ada banyak hidayah kan setiap hari. Tinggal kita mau jemput atau enggak.
Well, kadang kita tahu kalau kita benar-benar menyayangi orang lain setelah orang lain itu pergi. Tapi enggak ada lagi. Selama aku tahu kalau kamu dan kalian semua memang pantas untuk disayangi karena kebaikan-kebaikan yang sangat menginspirasi (titik)
Komentar
Posting Komentar