Assalamualaikum wr.wb.
Dear Symphony,
Semoga saat membaca tulisan
ini, kita semua sedang berada dalam suasana hati yang baik dan lapang sambil
dihiasi ‘lengkung yang meluruskan segalanya’. Sebab itu pertanda kebahagiaan
sedang hadir dalam diri kita. Segala puji bagi Allah telah menjadikan HIMAPSI
sebagai ‘kado’ pendewasaan diri di genap dua puluh tahun saya berkesempatan
hidup. Semua bermasa. Bermula dan berakhir pada angka. Sunatullahnya begitu kan? Dulu, saya pernah mengatakan “Bukan seberapa cepat perpisahan itu datang,
tapi apa yang sempat kita lakukan bersama sebelum perpisahan itu benar-benar
terjadi”. Ada awal, ada akhir. Ada pertemuan, ada perpisahan. Cepat atau
lambat. Siap atau tidak. Semua akan tetap terjadi pada kita.
Terima kasih Symphony. Terima
kasih untuk seluruh Pengurus Harian Tetap maupun pengurus lainnya, adik-adik
keren angkatan 2011 dan 2012. Membersamai kalian adalah keberuntungan nikmat
yang tak terdustakan sekaligus hadiah terkeren yang pernah saya dapatkan.
Bersyukur pernah dikasih kesempatan untuk mengisi dan ambil bagian dalam
kehidupan kalian. No better than destiny.
Awal kepengurusan yang semula ragu dan hambar, berakhir menyenangkan :’). Alhamdulilah.
Manusia hanya bisa
merencanakan. Namun, Tuhanlah yang telah menggerakkan hati untuk setahun
kemarin kita sama-sama belajar. Adik belajar dari kakaknya, kakak belajar dari
adiknya. Tidak sepihak. Mendengar cerita kalian. Keluh kesahnya, senang
sedihnya, dan semua macam rasa lainnya adalah pekerjaan yang mengajarkan saya
soal kesabaran, kebesaran hati, dan syukur. Menurut saya, kalian adalah asupan
semangat dan pengingat terbaik saya agar tidak lalai, lengah, dan cepat merasa
terpuaskan sebagai seorang pemimpin. Doakan juga Allah ridha dengan
kepemimpinanku. Sesungguhnya pertanggungjawaban saya sebenarnya bukan kemarin
pada saat Mubes, tapi besok di Yaumul Akhir. Semoga kalian ridha ya setahun
kemarin dipimpin oleh saya.
Barangkali kalau kalian tidak pernah
bercerita, saya gak pernah mengevaluasi
diri. Kalian harus bekerja, berkorban waktu, tenaga, pikiran, perasaan itupun
kan saya penyebabnya. Umm dan kalian
harus tahu kalau saya bangga dengan kalian. Sebab, kalian merupakan
prajurit-prajurit terbaik yang saya miliki. Seorang
pemimpin hebat akan hadir saat ia pun menjadi prajurit yang hebat!
Terima kasih juga karena kalian
sudah menyediakan sejumput cinta untuk HIMAPSI. HIMAPSI juga pasti mencintai
kalian. Cinta itu tidak pernah sepihak. Begitulah ajaibnya HIMAPSI, selalu bisa
mewariskan cinta dan semangat kebermanfaatan yang menular. Termasuk kepadaku.
Terima kasih ya kapten, sudah
bersedia mensejajari kaki selama satu periode ini. Jika diantara kalian setahun
kemarin menemukan sebuah atau banyak kebaikan. Pesan saya cuma satu, pastikan kebaikan itu tidak berhenti tapi
terus menular kepada yang lainnya. Begitulah mekanisme kehidupan terjadi
dalam sebuah pertemuan dan perpisahan. Kita memang harus ketemu dulu, untuk
bekal kehidupan kita selanjutnya.
Diakhir, selamat menjadi kakak
inspiratif dan kebanggaan adik-adiknya. Tujuan kita semoga selalu menjadi pemuda/i
yang diridhai Allah :’). Oh iya, lelah itu pasti datang, semangat itu juga
terkadang layu. Itulah gunanya ‘jeda’ dalam hidup. Kita duduk sejenak, melihat
sekeliling. Mengambil energi dari semesta. Mengambil hikmah yang terserak.
Kemudian kembali mengambil peran. Waktu kita tidak banyak di dunia ini. Mari
bergegas. Sebelum waktunya tiba. Saling mengingatkan. ‘Genggam terus kuncinya’.
Suatu hari nanti semoga HIMAPSI SYMPHONY kembali berkumpul di tempat muara
tujuan kita. Aamin. Semoga limpahan rahmat Allah akan selalu mengisi hari-hari kita
selanjutnya. Menguatkan pundak, menjaga lisan, mengokohkan kaki.
Love,
Wassalamualaikum wr.wb.
Komentar
Posting Komentar