Kelas B3 kebagian jadwal TPQ. Hari ini
jadwal hafalan surat Al Kausar. Kita akan menghafal dengan menggunakan gerakan
tangan. Tapi...anak-anak terus lari-larian. Membuka tempat bermain mandi bola
bahkan rebutan bola plastik. Akhirnya, ku katakan pada mereka “tidak ada yang
boleh bermain bola kalau kalian saling rebutan satu sama lain, sekarang bolanya
kasih Ibu atau diletakkan sendiri ke dalam tempat mandi bola.” Wajah anak-anak
merengut kesal, melempar bola, kemudian duduk. Ada yang duduk di meja. Ada yang
keluar kelas. Bahkan ada yang mengambil mainan bola kasti tanpa izin terlebih
dahulu.
Ku panggil salah seorang anak, “Zahra,
kenapa sih hari ini? Kok gak nurut dibilangin sama Bu Guru, bu Guru salah apa
sama Zahra sampai Zahra berlaku demikian sama Ibu?”.
“Bu Guru bohong.”
Jedeeer!
Hati guru mana yang gak sedih dibilang
bohong :(
Aku bertanya lagi padanya, “Kapan bu
guru bohong?”
“Waktu itu bu guru bilang kalau kita gak
TPQ lagi, tapi kenapa sekarang TPQ?”
“Loh, kapan?” aku mencoba
mengingat-ingat perkataan yang pernah kuucapkan padanya.
“Bu guru bilangnya hanya bulan lalu
libur TPQnya, kan sekarang sudah ganti bulan?”
“Enggak, bu guru bohong. Bu guru pernah
bilang gak TPQ”.
Gemas rasanya, bahkan kemarahan itu
hampir keluar tapi ku ingat-ingat bahwa marah tidak akan pernah bisa mendidik
anak-anak.
Ku hela nafas kemudian ku ulurkan
tangan, “Oke. Bu guru salah. Bu guru minta maaf sama Zahra, tapi Zahra janji
habis ini duduk dan meletakkan mainan ini di tempatnya. Zahra mau maafin bu
Guru, gak?”
Ajaib. Permintaan maaf itu meluluhkan
hati Zahra.
Ia berkata pada temannya, “Heeei, sini
bolanya dimasukkan, nanti aku ndak di marahin sama bu guru.”
Kemudian ia duduk bersama teman-teman
yang lainnya. Walaupun sesekali menggoda teman lainnya tapi setidaknya dia mau
mengikuti TPQ hari itu sampai selesai.
Dua minggu berlalu, Zahra menyapaku, “Bu
Guru, kapan kita TPQ lagi?”
Anak-anak itu, mereka adalah pemilik
hati yang seluas langit. Mudah memaafkan kesalahan orang lain dan tentunya
penuh dengan kejutan. Hahaha
Besok bu Guru harus berhati-hati kalau
belajar bareng kalian ya, berhati-hati dalam menjawab setiap pertanyaan kalian.
fufufu
bu titis bohong
BalasHapus